PASANG IKLAN

Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan

measure sincerity

 

If we want to know how long and wide we can use auxiliary measuring devices such as meters.
If we want to measure how much liquid we can use liters.
If you want to know the weight, you can use a scale
But if we want to know the sincerity of someone. 

We can make various compliments and reproaches as a benchmark of sincerity.

If someone does a good deed, without seeking praise, moreover creating an image and being able to go through all difficulties, done happily and consistently, that is a manifestation of sincerity.
When someone does good activities and doesn't get praise, what they get is blame, but they keep doing their activities without being affected by criticism, they keep doing their activities with enthusiasm, that's a form of sincerity.
Doing good is not because you want to be praised, even if you receive criticism we can still live it and don't stop the good activities of someone who has sincerity and is not affected by praise or blame, always gives without demanding, that is a way of measuring sincerity.
Sincere deeds will always be liked by many people as well
Sincere nature will always be liked by many people.
What is clear is that being sincere is not a mode and being sincere must be sincere.


Hope it's useful

Enjoy your life

Saat menyampaikan kebenaran


Saat menyampaikan kebenaran Al faqir berkata:
"Saat anda menyampaikan PERASAAN maka anda akan menemukan dua reaksi yang berbeda,
yang "BIJAK" akan berpikir
yang "RAGU" akan minggir
"Sulit menyakinkan BUNGA bahwa yang datang adalah KUMBANG yang MELAMAR, bukan BUAYA yang MENYAMAR"

Di dunia ini untuk menjadi dirimu sendiri

Kau dilahirkan untuk menjadi apa adanya, bukan untuk menjadi sempurna.
Kau di dunia ini untuk menjadi dirimu sendiri, bukan untuk menjalani kehidupan orang lain.

Cowok Gak Perlu Di Kekang


Cowok gak perlu terlalu di kekang dia udah dewasa
terserah dia mau chattan sama siapa juga,
jalan sama siapapun.

Belajar jadi dewasa, jangan nuntut mau di ingertiin ,
kamu harus belajar ngertiin dia juga,

Kamu ingat ya dunia cowo bukan tentang kamu aja, tapi dia juga butuh keluarga, sahabat, teman,dll,

Kasih penuh kepercayaan ke cowo kamu, kalo dia emang cowo baik, dia gak bakal merusak kepercayaan itu,

Tau ga? dengan kamu ngebebasin dia, kamu bakal tau mana yang maen-maen aja sama kamu dan mana yang bisa menjaga kepercyaan itu

Mau dibebasin kek gimana juga kalo niat dia setia sama kita ya tetep bakal setia, mau di rantai pun kalo niat dia selingkuh ya bakal selingkuh.

Jika kamu setelah baca ini maasih keras kepala juga
dan masi mengekang cowok kamu.

Berarti ada kelainan pada jiwa kamu

Bank Emok

Banyak wanita lari dari suami 
Ya karna prilakunya sendiri.

Sampai yang ada yang lupa sama anak-anaknya
Sampai anak-anaknya menangis dan ngejar ngejar ibunya 
Sampai tak sadarkan diri masa Allah

Ada ya seorang ibu setega itu
untuk mengejar duniawi

akibat korban bank emok

Sifat dan Ciri Ciri Wanita Ahli Neraka



Waspadalah inilah sifat dan ciri ciri wanita ahli neraka , diantaranya:
  1. Kufur terhadap suami/Durhaka terhadap suami
    “Saya diperlihatkan Neraka. Saya tidak pernah melihat pemandangan yang sangat mengerikan. Dan saya melihat kebanyakan penghuni Neraka adalah para wanita. Mereka bertanya, ‘Kenapa wahai Rasulullah? Beliau bersabda, Dikarenakan kekufurannya. Lalu ada yang berkata, ‘Apakah kufur kepada Allah?’ Beliau menjawab, ‘Kufur terhadap pasangannya, maksudnya adalah mengingkari kebaikannya. Jika anda berbuat baik kepada salah seorang wanita sepanjang tahun, kemudian dia melihat anda (sedikit ) kejelekkan. Maka dia akan mengatakan, ‘Saya tidak melihat kebaikan sedikitpun dari anda,” (HR. Bukhari, no. 1052)
  2. Membicarakan AIB orang lain/ ghibah
    Rasulullah shallallahi ‘alaihi wasallam bersabda: “Pada malam Isra’ mi’raj, aku melewati suatu kaum yang berkuku tajam yang terbuat dari tembaga. Mereka mencabik-cabik wajah dan dada mereka sendiri. Lalu aku bertanya pada Jibril” Siapa merka?” Jibril menjawab, “Mereka itu suka memakan daging manusia, suka membicarakan dan menjelekkan orang lain, mereka inilah orang-orang yang gemar akan ghibah!” (dari Abu Daud yang berasal dari Anas bin Malik radiyallahu ‘anhu)
  3. Wanita pezina
    “Dan orang-orang yang tidak menyembah ilah yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina.” (QS. al-Furqan: 68-69)
  4. Wanita yang memperlihatkan aurat pada laki-laki selain suami
    “Ada dua golongan manusia yang menjadi penghuni neraka, yang sebelumnya aku tidak pernah melihatnya; yakni, sekelompok orang yang memiliki cambuk seperti ekor sapi yang digunakan untuk menyakiti umat manusia; dan wanita yang membuka auratnya dan berpakaian tipis merangsang berlenggak-lenggok dan berlagak, kepalanya digelung seperti punuk onta. Mereka tidak akan dapat masuk surga dan mencium baunya. Padahal, bau surga dapat tercium dari jarak sekian-sekian,” (HR. Imam Muslim).

source : BUYA MILLENNIAL

Berapa pun Usiamu, Kamu Tidak Akan Bisa Jadi Pasangan Dewasa Kalau Masih Sering Melakukan Ini


Sedihnya, kebanyakan orang yang mentalnya bocah mengaku-ngaku diri mereka dewasa, bahkan lebih dewasa daripada orang-orang di sekitarnya. Menjaga kedewasaan diri dapat dibilang sulit karena selalu ada saja situasi sulit yang menggoda kita untuk bertindak gegabah dan kekanakan.
Akan tetapi, tanda-tanda kedewasaan diri bukanlah kamu selalu melakukan segalanya dengan dewasa dan benar, melainkan berani mengevaluasi diri dan mengakui kesalahanmu. Orang bermental bocah tidak akan mampu melakukan hal tersebut. Itulah sebabnya, kamu perlu mengecek diri kamu apakah kamu sudah sedewasa yang kamu pikir dengan mengecek ciri-ciri orang yang ngakunya dewasa, tetapi masih kekanakan berikut ini.

1. Mengatasi Konflik Dengan Cara Agresif

angry-man-274175via Pixabay
Dia menganggap kebaikan seseorang sebagai kelemahan. Jika dia memiliki pasangan, dia menindas pasangannya untuk merasa lebih superior dengan bersikap kasar, mengejek, menuntut, dan pasif-agresif saat masalah terjadi. Dia berpikiran sempit karena malas memahami perasaan dan sudut pandang orang lain.

2. Reaksinya Selalu Negatif Saat Ada Orang Lain yang Tidak Setuju Dengannya

ice-skating-235543via Pixabay
Jika orang-orang di sekitarnya memuji dirinya, dia akan senang. Akan tetapi, jika ada satu orang saja yang opininya berlawanan atau memberikan sedikit kritik padanya, dia tidak bisa menghadapinya dengan sehat. Dia berbalik mengejekmu, menganggap kamu bodoh dan salah ketimbang menyadari bahwa setiap pendapat orang lain berbeda-beda dengannya.

3. Malas Keluar Dari Zona Nyaman, dan Membenci Orang yang Berusaha Melakukannya

pexels-photo-220452via Pexels
Agar tidak kehilangan kendali, dia tidak pernah mau keluar dari lingkungannya yang itu-itu saja, sehingga dia tidak punya kesempatan untuk berkembang. Begitu ada orang lain yang mencoba keluar dari zona nyamannya, dia membenci dan langsung memusuhi orang itu.

4. Menyalahkan Orang Lain Atas Kesalahannya Sendiri

pexels-photo-273171via Pexels
Kamu tahu pasanganmu ternyata masih bocah kalau dia malah menyalahkanmu atas kesalahannya sendiri. Dia menempatkan dirinya sebagai korban, mengucilkanmu agar kamu merasa bersalah, lalu memanfaatkan kelemahan kamu untuk keuntungannya sendiri. Selain itu, dia juga akan merendahkan kamu dengan alasan untuk kebaikanmu sendiri.

5. Lupa Mensyukuri Kelebihannya, dan Mendambakan Apa yang Tidak Dia Miliki

pexels-photo-27411via Pexels
Karena dia terlalu insecure dan kekanakan, dia sangat haus akan validasi orang lain. Ketika dia melihat orang lain yang kelihatannya lebih baik daripada dia, egonya merasa terancam. Dia bisa melakukan segala cara untuk menjatuhkan orang tersebut agar dia terlihat paling baik dan sempurna.

6. Tidak Pernah Bertanggungjawab Dalam Hidupnya

Startup Stock Photosvia Pexels
Baik di tempat kerjanya atau pun hubungan yang dia jalani, dia tidak pernah mau disalahkan. Dia malas menghadapi kenyataan untuk mengakui kesalahan dan kekurangannya. Dia akan selalu mencari alasan untuk menyalahkan situasi dan orang lain sebagai gantinya.

7. Semua Masalah Selalu Dianggap Personal Olehnya

pexels-photovia Pexels
Karena egonya terlalu lemah, dia sangat mudah tersinggung. Dia menganggap semua orang ingin mencari masalah dengannya. Dia tidak sadar bahwa tidak semua masalah di sekitarnya melibatkan dirinya. Dia bersikap seperti ini agar merasa dianggap penting dan diperhatikan oleh semua orang.

8. Sering Melanggar Batasan Diri Orang Lain

pexels-photo-107868via Pexels
Orang dewasa mampu mengenali dan menghormati batasan diri orang lain saat diminta. Lain ceritanya dengan orang kekanakan. Dia akan membenci kamu saat kamu mencoba menegaskan batasan dirimu karena dia tidak bisa mendominasi kamu. Semakin secure kamu, semakin keras pula usaha dia untuk menginjak-injak diri kamu.

9. Dia Menganggap Dirinya Spesial di Antara Orang Lain

OLYMPUS DIGITAL CAMERAvia Pexels
Dia sangat senang dianggap spesial oleh orang lain untuk menutupi insecuritynya. Dia merasa berhak diperlakukan istimewa karena penampilan, bakat, keistimewaan, atau pun kepribadiannya. Jadi, ketika kamu mengingatkan insecuritynya, dia merasa tersingkir dan terancam.

Baca Juga Artikel Lainya