PASANG IKLAN

Tampilkan postingan dengan label Istri Durhaka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Istri Durhaka. Tampilkan semua postingan

Mungkin Harus Menjauh


Lelah yang aku dapatkan ketika bersamamu akan terbayarkan setelah aku pergi menjauh dari kehidupanmu

Memiliki pasangan yang tidak perhatian memang menyesakkan dada dan melelahkan.
Padahal saat menjalani masa pendekatan, ia sering bersikap manis dan selalu memperhatikan Anda.

Tapi, Sifatnya berubah 180° setelah berhasil mendapatkan hati Anda.
Hingga akhirnya Anda pun menyadari, sifatnya memang secuek itu.

Sekuat apa pun anda berusaha meminta perhatiannya, ia tidak akan pernah bisa memberinya lagi.

Jika Anda merasa lelah dan sudah tidak kuat lagi menjalani hubungan ini, kirimkan saja kata-kata buat pacar yang berubah sikap dan cuek ini.

Rasulullah Perintahkan Pria Ceraikan Wanita Seperti Ini



Sahabat beriman, sebuah pernikahan adalah suatu ikatan yang suci yang mengikat dua insan.
Tentu saja kabar pernikahan dari keluarga, kerabat, atau teman menjadi hal yang ditunggu-tunggu.

Kabar pernikahan adalah kabar membahagiakan.
Tentu tidak ada yang menginginkan sebuah ikatan suci tersebut akhirnya putus di tengah jalan karena sesuatu hal.

Oleh karena itu, keduanya harus menjaga keutuhan rumah tangga.
Namun, perlu diketahui bahwa ada ciri-ciri atau sifat-sifat yang harus dihindari oleh seorang perempuan jika ingin tetap menyandang predikat sebagai istri sekaligus mendapatkan surga yang di janjikan oleh Allah karena berbakti kepada suami.

Nah, untuk itu, perlu memperhatikan beberapa ciri atau sifat istri yang bisa membawa suami untuk menceraikan istrinya. Ini dia ulasan ciri atau sifat-sifat yang bisa membuat seorang istri  diceraikan oleh suaminya:

Berakhir dengan Penghianatan dan sebuah kebohongan

Aku sadar bahwa Tuhan tidak menjanjikan kepada kita untuk hidup yang sejahtera selamanya pesti ada akhirnya. 
Dalam salah satu sabda tuhan bahwa hidup di dunia ini penuh coba, penuh liku, penuh tantangan dan ujian.
Semua itu terjadi secara alamiah, hidup mempunyai watak dasar menseleksi seluruh makhluk yang hidup diatas bumi  ini
Pernah kalian merasa kagum dengan seseorang laki laki ganteng, mencintainya mati-matian, berharap selau terus bersamanya.

Sampai sampai dalam khayalan engkau akan membangun masa depan dan berjuang sama sama bersamamku, tapi kau merasa harus menunggu karena masih ada tanggung jawab kuliah yang harus kau selesaikan? 
Atau jangan-jangan kaulah orang yang siang-malam bekerja keras mengumpulkan uang demi bersegera menikahi pujaan hati yang diam-diam kau sebut namanya dalam doa tanpa henti?

Di Saat segala rancang bangun membangun pernikahan yang kita inginkan sudah sedekat pelemparan mata.
Hati dan otak sudah pula di penuhi kebahagiaan dengan kehidupan bersama idaman hati setelah akad nikah.
Duduk di berdua di pelaminan, menu makanan, design undangan pun sudah terbayang-bayang akan kita bagaimanakan.

Segala macam kebutuhan sudah hampir sempurna kita persiapkan, tiba-tiba setelah beberapa bulan nikah yang selalu di dambakan tidak sesuai harapan 
Usaha dan doa tidak berhasil kita lakukakan. 

“Maafkan saya, Tolong ikhlaskan hutang-hutang saya yang telah kamu bayar”
Demikian statement akhir dari orang yang saya cintai/ Istri saya NAFSIAH Bt NAMAN S.

Disaat itulah kita mulai merasa dunia mengkhianati kita.
Lalu kita berpikir “kenapa harus saya?” yang harus menanggung hutang hutangnya dan kenapa harus saya???.

Jika kemudian kemanusiaanmu memaksamu menangis dan bersedih, berilah Sedikit waktu hatimu untuk menghabiskannya. Tapi jangan lupakan dirimu sepenuhnya. Jangan sampai karena sedemikan larut dirimu dalam kesedihan itu akalmu hilang sadar tentang kemahaadilan Tuhan kita. Segala kendali hidup sepenuhnya di bawah rencananya. 

Selalu ada kemudahan dalam setiap kesukaran yang dihadirkannya. Begitulah janjinya. Segeralah jawab pertanyaan “kenapa harus saya?” itu dengan selalu ingat sabdanya: ”bisa jadi kalian menyukai sesuatu, tapi sebenarnya itu buruk bagimu. Bisa jadi kalian membenci sesuatu padahal menurut Allah itu baik padamu. 
Allah maha mengerti segala sesuatu yang tidak kau tau (dengan sebenar-benarnya)”

Bersyukurlah Bukan Kita yang Menjadi Peluka, tapi kenapa harus saya yang harus menanggung beban hutang hutang mantan suaminya....!

Duka Berbalas Duka Hanya akan Menjatuhkanmu dari Sifat Dewasa
Janji yang di ingkari itu memang menyakitkan "Berjuang sama sama itu " Hanya kata kata  pemanis semata untuk mudah meraih keinginan dan rencanya.
Sebuah pengharapan yang dikhianati dan doa doakupun  pun tak kalah memilukan.

dalam benak hati " TUNTUT atau IKHLASKAN

Tapi apakah kedukaan yang menggores hati kita akan selalu kita balaskan? 
Apa yang akan kau cari dengan melakukannya? 
Kepuasan? 
Kemenangan diatas derita orang lain? 
Lalu apa bedanya kita dengan mereka? 
Sama-sama penghunus luka? 

Ingatlah…! 
Tuhan punya regulasi sendiri bagi penyebar rasa sakit di dunia ini, begitupun untuk mereka yang memilih bersabar untuk menahan diri. 
Tentu saja Alloh menyediakan balasan bagi mereka kejutan-kejutan yang lebih hebat lagi untukku dan azab untuknya

Aku dulu selalu berfikir "cobaan ini sengaja dikirim Tuhan untuk melatih kita menjadi dan selalu waspada"
Agar ketika kita tahu bahwa sakitnya dilukai itu begitu perihnya, darinya kita akan semakin berhati-hati membawa diri.
Ternyata semua itu salah besar, saya semakin terpuruk beban hidup semakin bertambah, kasihan orang tuaku harus 
menanggung rasa yang sangat begitu kecewa karena ulah tidak terpuji Istriku

Ya allah" semoga orang tuaku mendapatkan surgamu" Ammmin ya robal alamin.

Setelah beberapa bulan kami menikah aku mulai sadar ternyata cintaku hanya bertepuk sebelah tangan dan aku hanya di manfaatkan saja. Untuk Membayar hutang hutang dia dan hutang mantan suaminya. 

kini aku sadar dan harus bisa bangkit dari sebuah keterpurukan itu aku harus bisa.

Sebagaimana keburukan tidak akan kembali kecuali kepada pelakunya, begitupun sifat kebaikan.
Orang yang baik di mana pun berada akan selalu baik, orang jahat dimana pun ia berada akan selalu berbuat jahat. dan sebuah karma tidak akan pernah bisa terlepas.

Ketika kita menyebarkan kebaikan dengan penuh keikhlasan, kita kemudian menjadi sesuatu yang sangat dirindui oleh banyak orang.
Bersamamu mereka bahkan merasa rela berbagi surga di kehidupan mendatang.

Menangkan Diri kita Dari Nafsu yang Sementara
Balaslah Rasa Sakit hatiku ini dengan Menebar Manfaat Pada Orang Lain Sebanyak-banyaknya semoga aku bisa

Itulah pelajaran kebodohan dariku yang dahulu pengalaman aku dan orang tuaku di lukai hatinya oleh mantunya.

Ketika aku bangkit nanti, buatlah ibuku bangga.
Ketika aku berada di puncak kebahagiaan dan di saat ia di sepertiga malam mendoakan ku,
“Telah aku Ikhlaskah kamu berbagi. surga akan terus bersamaku di hari kebahagian nanti?” 
ketika mendengar itu semoga kau akan mendapat kebahagian duani akhirat

Aamin ya robal alamin

Perempuan ingin perlakukan seperti ini


Perempuan itu harusnya di perlakukan seperti ini:
  • Di Sayang
  • Di Perhatiin
  • Di Ngertiin
  • Di Percaya
  • Di Sanjung
  • Di Hormatin
  • Di Temenin Kalau Lg Kesepian
  • Di Ajak Jalan
  • Di Jemput
  • Di Anterin
  • Di Dengerin Kalau Lg Curhat
  • Di Pegang Tangannya Kalau Lg Jalan
  • Di Bantuin Kalau Lagi Ada Tugas
  • Di Ajak Makan
  • Di Suapin
  • Di Kasih Bahu Kalau Lagi nangis
  • Di Peluk Dari Belakang Tanpa Bilang2
  • Di Cium Keningnya Sesudah Tatap2an
  • Di Usap Punggungnya Kalau Lg Pelukan
  • Di Usahakan Untuk Selalu Jadi Alasan Untuk Dia Tersenyum
  • Jangan Sampe Bales Chat Dia Lama
  • Jangan Sampe Ada Niatan Nyakitin Dia
  • Jangan Sampe Bikin Dia Nangis
  • Jangan Pernah Bercanda Yg Kelewat Bates
  • Jangan Sampe Dia Ilfeel
  • Jangan Pernah Biarin Dia Ngerasa Kesepian
  • Jangan Pernah Biarin
  • Jangan Pernah Larang Dia Untuk Spare Waktu Sama Keluarga Dan Teman-Temannya
  • Jangan Lupa Ingetin Dia Makan Dan Ibadah
  • Jangan Pernah Berfikir Untuk Merubah Dia Menjadi Seperti Apa Yg Kamu Mau

Menikmati Proses Pemulihan Hati


Sejak saat itu ketika aku memutuskan untuk mengakhiri semuanya, yang ada di benakku hanya satu menyibukan diri dari hal-hal yang tak mengingat tentangmu lagi

Aku berusaha keras untuk melupakan semua kenangan bersamamu, begitu berat memang kenyataan yang harus aku lalui. Tapi aku tak menyesal, aku hanya ingin menjadi diriku yang lebih baik lagi dan jika kau bertanya......???

Apakah aku bahagia???
Jelas aku bahagia, karena kebahagianku tanpa dirimu juga aku bisa bahagia dan kau tak perlu tau bagaimana aku sekarang. Yang pasti aku sudah tak ada di tempat dimana aku pernah tertancap duri

Saat aku tertancap duri, aku tetap harus tetap bangkit dan memperjuangkan harapan demi masa depan yang lebih baik. Aku tidak boleh menyerah hanya karena seseorang yang aku cintai ternyata tak benar-benar mencintaiku lagi.

Sesakit apa pun perasaanku saat di patah hati kan, aku harus bisa menerima bahwa itu suatu kenyataan yang telah tuhan berikan untukku.

Aku harus ikhlas
Aku harus sabar
Aku tidak pernah memaksa seseorang untuk terus mencintaiku
Aku harus terus melangkah dan menemukan di mana titik kebahagian itu benar benar menjadi hakku seutuhnya.

Aku bisa semoga para pembaca juga bisa, dan tetap semangat yach




Sibuk itu Alasan Yang Dibuat Buat Karena Kita Bukan Proiritas


Karena pada dasarnya setiap orang punya waktu  yang sama. Waktu luang, minimal buat dirinya sendiri. Kalo kamu adalah prioritas dalam hidup seseorang maka dia akan meluangkan waktu untukmu, karena kamu penting baginya.

Dia mungkin juga punya impian lain dalam hidupnya tapi kamu jauh lebih penting dari impian itu. Atau dia ingin menjadikan kamu bagian dari impiannya itu. Karena itu dia pasti gak akan mengabaikanmu.

Sesibuk apapun dirinya dia akan ada untukmu saat kamu butuh, saat dia butuh, saat kalian saling butuh, karena prioritas tidak bisa menunggu. Prioritas itu kan nomor satu, kegiatan yang lain hanya nomor dua dan seterusnya.

Jika ada orang yang selalu bilang sibuk dan gak punya waktu, yakinlah bahwa itu hanya alasan yang dibuat-buat. Entah karena dia gak suka ketemu kamu, entah karena kamu bukanlah yang utama sehingga bisa ditunda / disingkirkan ato kamu bukan prioritas sehingga gak penting banget buat ketemu kamu.

Semua orang punya waktu yang sama 24 jam dan jika dia memang ada niat untuk meluangkan waktu, maka pasti dia punya waktu untukmu.

Tapi jika memang dia gak ada niat untuk meluangkan waktu bersamamu, ditambah lagi kamu bukanlah yang terpenting baginya, bukan prioritas, jadi wajar saja jika dia mengabaikanmu.
Dan salah satu alasan yang paling bisa diterima oleh siapapun dan gak mengundang banyak pertanyaan... yaitu  SIBUK.

Jika kamu berada dalam sebuah hubungan dimana dia gak bisa meluangkan lagi waktunya untukmu, maka patut kamu pertanyakan kelanjutan hubungan ini. Mungkinkah kamu sudah bukan prioritas baginya? jadi, Kamu bukanlah yang terpenting dalam hidupnya?

Jika kamu memiliki pasangan hidup yang selalu sibuk dan gak punya waktu untukmu, mungkin saja kamu bukan prioritas dalam hidupnya lagi, sehingga dia sibuk mengejar dan melakukan apa yang menjadi prioritas lain dalam kehidupan barunya.

Untuk Seseorang Yang Ku Sebut Teman


Benar saja, waktu seakan cepat berlalu ketika aku bersamamu.
Tak perduli kapan dan bagaimana kita bisa bertemu.
Tak perduli bagaimana proses kita saling mengenal dan lalu kemudian merasa saling nyaman.
Hanya satu yang tertinggal, yaitu kenangan.

Kenanglah masa-masa saat kita bersama, memori penuh arti yang tentu saja terekam di kepalamu. Mata dan telinga kita saling merekam, saat kita merasa senang lalu tersenyum, saat kita merasa bahagia lalu tertawa, saat kita merasa sedih lalu merenung, bahkan menangis.

Suatu hari kita akan terpisah” Inilah kalimat yang aku takutkan.
Terpisah memiliki banyak arti, seperti terpisah karena jarak, terpisah karena tidak ada koneksi, terpisah karena teman baru, terpisah karena pernikahan, kematian dan banyak lagi penyebab perpisahan yang lain.


Pada suatu masa yang jauh dari masa saat kita bersama, kita akan terkenang obrolan dan impian yang pernah ada, kita merasa rindu akan suasana itu. Hari berganti hari, bulan, tahun, hingga hubungan kita menjadi asing.

Dalam hidup, teman datang dan pergi silih berganti.
Inilah hidup, seberapa banyak orang yang datang dan pergi menyakiti dan membahagiakan kita, ambil saja pesan di balik itu semua.

Waktu dan kehendak Tuhan akan mengungkap, siapa yang benar-benar membahagiakan hidup kita, yaitu pasangan kita masing-masing.

Tapi bukan berarti saat kamu sudah menemukan pasanganmu, lalu kamu lupa akan temanmu.
Teman yang dulu selalu setia menemani hari-harimu yang tak lupa mengataimu jomblo itu saat ini sedang memikirkanmu.

Aku ingin mengatakan sesuatu padamu dengan jujur seperti apa yang aku rasakan dulu saat aku masih berada dalam hari-harimu. Ketika orang terpenting dalam hidupmu saat itu adalah pacarmu, aku sebagai temanmu merasa hanya datang dan pergi saja tanpa arti.

Aku berpikir bahwa teman itu tidak penting bagimu.

Sadarkah kamu bahwa waktu kebersamaan kita telah tergantikan? Coba kau lihat dirimu, sadarkah betapa menyebalkannya dirimu itu?Aku juga sadar aku ini menyebalkan.

Mungkin aku juga sering membuatmu kesal.
Maaf.

Ada saatnya kita berpisah.
Pada saat itu aku pasti berubah, tak seperti dulu yang suka bersikap konyol demi membuatmu senang. Hanya satu yang aku harap darimu, jangan mengataiku telah melupakanmu dan bersikaplah seperti biasa.

Seberapa penting aku bagimu, segitu jugalah pentingnya dirimu bagiku.
Hanya aku yang menanyakan kabarmu.
Hanya aku yang sibuk memikirkan dirimu.
Hanya aku yang mencoba menghubungimu.

Bukan kamu.
Apakah kamu baru sadar, teman seperti apakah dirimu itu?

Teman baru, yang lebih pintar dan lebih menyenangkanmu saat ini berdatangan dalam hidupmu.
Aku ini temanmu yang payah, tapi aku yakin kamu lebih memahami karakterku dibanding teman barumu itu.

Pesanku, kamu berhati-hatilah dengan orang baru dalam hidupmu.
Dan semoga bukan hanya aku yang tulus kepadamu.
Aku sama sekali tidak memintamu untuk menjadi teman yang sempurna.

Pedulikah kamu terhadap temanmu?
Apakah kamu tahu temanmu masih hidup ataukah sudah mati?
Bisakah kamu menghubungi temanmu terlebih dahulu?
Bisakah kamu menanyakan kabarnya?
Apakah kamu merindukannya?

Aku tak akan melupakanmu, teman. Semoga kamu juga berpikir begitu.

Kemana Kamu Yang Dulu


Aku Sadar, Aku memaksakan kehendak ku untuk menjadikan kamu seperti pertama ketika mamadu ikatan adalah hal yang salah, tapi bukankah ada hal baik yang harusnya kamu pertahankan ?

Cie dulu romantis.
Cie dulu cepet bales chatnya.
Cie dulu perhatian.
Cie dulu kepo banget.
Cie dulu segala ditanya.
Cie dulu suka ngerayu.
Cie dulu pinter nge-gombal nya.

Cie itu semua dulu.
Kemana kamu yang dulu.

Aku rindu dirimu, bukan karena jauh, namun hanya karena kamu telah berbeda

Baca Juga Artikel Lainya