Dalam bahasa Jawa, ritual itu disebut 'nguntal cindil' yang bisa diterjemahkan secara bebas dalam bahasa Indonesia sebagai 'menelan hidup-hidup anak (bayi) tikus yang masih merah'.
Dipercaya oleh para penggemarnya kebiasaan 'nguntal cindil' itu berkhasiat meningkatkan stamina dan menambah kekuatan fisik. Mungkin fungsinya serupa dengan minuman suplemen yang banyak diiklankan di televisi nasional.
Melihat khasiatnya maka para 'penguntal cindil' adalah orang-orang yang bekerja mengandalkan kekuatan fisiknya
Enjoy your Life
Nguntal Cindil atau Menelan anak tikus
Artikel Terkait
Posting Komentar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Baca Juga Artikel Lainya
-
Jika tak sanggup menjalani pahitnya berjuang , kesetian, kejujuran maka bersiap siaplah merasakan pedihnya terbuang. Dari setiap hal ha...
-
Jagalah suami jangan kau sakiti Ridonya suami ridhonya ilahi Jagalah suami jangan kau sakiti Marahnay suami murkanya ilahi Mun salaki ...
-
Kadang Manusia Berubah Karena Pernah direndahkan Pernah di tinggalkan Tidak di hargai Di tipu oleh manusia yang dia percaya
-
Inilah yang dikenal dengan istilah waktu emas (golden time). Keputusan dan tindakan apa yang diambil dalam rentang waktu yang sempit inila...
-
Selamat Pagi kamis adakah di sini seorang gadis dengan cinta yang tak habis habis walau caramu begitu sadis aku tetap senyum ...
-
Kaki- kaki kecilmu terus berlari Bibir-bibir mungil mu seakan menari riang n penuh canda Temani hari... Di iringi sengatan mentari D...

